Badan Riset dan Inovasi Nasional
07-11-2022
13-08-2024
a7a3df21-e909-49e1-8d73-54fc043fcd5d
Potensi dolomit di Indonesia cukup besar dan banyak dimanfaatkan pada berbagai i...
Proses dekomposisi termal mineral dolomit dari daerah Lamongan dan Madura telah ...
Telah dilakukan proses kalsinasi dari mineral batuan dolomit dari daerah lamonga...
The existence of a bivalve in a given environment implies that the bivalve has s...
Leaching is important process in the preparation of dolomite processing so that ...
INFORMASI: Data berikut ini masih dalam proses pemenuhan Prinsip SDI.
Pengaruh Suhu Kalsinasi Pada Proses Dekomposisi Dolomit
Proses dekomposisi dolomit menjadi MgO dan CaO merupakan proses penting mengingat kedua oksida tersebut banyak digunakan dalamberbagai aplikasi. Untukmelihat pengaruh suhu proses kalsinasi terhadap dekomposisi dolomitmenjadiMgO dan CaO,maka dilakukan kalsinasi. Proses kalsinasimenggunakan tungkuMuffle furnace dengan suhu sebesar 500 oC, 600 oC, 700 oC, 800 dan 900 oC. Sebanyak kurang lebih 100 gram/sampel dolomit dimasukkan dalamtungku dan dipanaskan dengan laju pemanasan 10 oC/menit pada berbagai suhu yang kemudian ditahan masing-masing selama 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 dan 5 jam. Produk kalsinasi kemudian ditimbang dan dikarakterisasi dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil percobaan menunjukkan kalsinasi dolomit semakin meningkat seiring dengan kenaikkan suhu kalsinasi. Proses kalsinasi dolomit optimumtercapai pada suhu 900oC selama 4 jamdengan pengurang beratmencapai 46,74 persen. Berdasarkan perhitungan stoikiometri pengurangan berat 46,74 persen menunjukkan bahwa 97,78 persen dolomit terdekomposisi menjadi MgO dan CaO. Pembentukan fasa MgO dan CaO dari dolomit melalui dua tahapan yaitu tahapan pembentukan fasa MgO-CaCO3 pada suhu 700 oC dan tahapan pembentukan CaO pada suhu 800 oC - 900 oC. Kesimpulan yang didapatkan dari proses kalsinasi dolomit ini adalah peningkatan suhu kalsinasi dapat meningkatkan proses dekomposisi dolomit menjadi fasa MgO dan CaO.Kata kunci: Dekomposisi, Kalsinasi, Dolomit, Perubahan fasa Jurnal Sains Materi Indonesia, Vol. 18 No.1 Oktober 2016 hal. 41-46